Oktober 2019 Lalu, Somesing Menandatangani Kontrak Formal dengan Asosiasi Hak Cipta Jepang

Pada 5 Desember 2019 lalu, Aplikasi Karaoke berbasis blockchain pertama di dunia, SOMESING mengumumkan bahwa mereka telah menandatangi kontrak formal dengan Asosiasi hak Cipta Jepang pada bulan Oktober 2019 lalu untuk memasuki pasar Jepang.


Kim Hee Bae sebagai perwakilan dari SOMESING berkata, "di Jepang ada dua perusahaan, Japan Music Copyright Association (JASRAC) dan NexTone yang mengoperasikan hak cipta musik sesuai dengan undang-undang hak cipta. Kami tidak hanya menyelesaikan kontrak dengan asosiasi hak cipta Jepang, tapi kami sedang dalam proses menyelesaikan perjanjian dengan perusahaan musik karaoke terbesar di Jepang, termasuk uji musik."

Selain itu, CEO Kim berkata, "Dalam beberapa tahun terakhir, penyedia layanan dan pengguna mengalami masalah karena hak cipta global, hak cipta, dan pasokan suara di industri konten. Saya menerimanya."

"Somesing merekrut produser Yanagiman (Yanagi Yukiyasu) yang menghasilkan Mika Nakashima dan Koda Kumi sebagai penasihat untuk memasuki Jepang sebagai prosedur super yang representatif, ia masih aktif."


Mengenai proses persiapan untuk memasuki pasar Jepang, Kim mengatakan, "Hal-hal telah kami coba untuk memasuki Jepang dimana budaya karaoke telah berkembang biak sejak Agustus tahun lalu. kami akan terus mengejar kemitraan dengan penasihat dan mitra Jepang yang kompeten untuk memajukan bisnis kami karena kami telah merekrut perwakilan produser Jepang seperti Yanagiman."

"untuk berekspansi ke pasar Jepang, kami akan menjadi perusahaan industri musik terkenal dan influencer terkenal. Dan akan bekerja sama dengan perusahaan pemasaran." tambahnya.

​Di sisi lain, SOMESING adalah layanan aplikasi karaoke berbasis blockchain pertama di dunia yang bertujuan untuk menjadi 'jaringan musik sosial' yang dapat dinikmati siapa saja yang menyukai lagu secara gratis. Lagu yang dinyanyikan pengguna bisa menjadi konten baru, dan seiring meningkatnya popularitas, feedback pengguna juga meningkat.


​Untuk tujuan tersebut Somesing sudah mengatasi masalah-masalah hak cipta diawal, dan setelah layanan beta selama lebih dari 6 bulan, Somesing juga sudah merilisi versi lengkapnya pada 19 November 2019 lalu.


Kim Hee Bae juga mengatakan, "SOMESING telah mencapai lebih dari 20 ribu transaksi dari 6.000 pengguna aktif harian dalam 24 jam sejak transisi layanan mainnet pada 19 November. Kami menerima banyak perhatian," dan katanya, "Tim kami akan terus memimpin perubahan dalam konten seluler dan ekosistem digital yang sehat."



[ SOMESING - Pocket Studio with K-pop ]
Dengan SOMESING, dapat secara gratis menyanyikan lagu dengan sesuka hati. Dengan dasar dari irama MR, solo atau duet dapat direkam.
Cara tercepat untuk bertemu K-Pops!
Kualitas dan Efek Suara yang sempurna!
Lengkapi lagu favoritmu dengan gaya kamu sendiri @ Hand-Carry Studio, SOMESING!

[SOMESING APP Download]

[SOMESING Official Channels]
Website
Somesing Indonesia blog
SOMESING Indonesia Facebook
SOMESING Indonesia Instagram
SOMESING Youtube

0 개의 댓글:

Posting Komentar